Jumlah Penumpang Pesawat Maret-April 2022 di 5 Bandara Tersibuk Lampaui Separuh Jumlah Penumpang Maret-April 2019

Kamis, 16 Juni 2022 17:06 WIB

Data Angkasa Pura I dan II yang diperoleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah penumpang pesawat keberangkatan domestik dan internasional di lima bandara tersibuk di Indonesia pada Maret dan April 2022 masing-masing sebesar 2,39 juta orang dan 2,35 juta orang. Lima bandara itu adalah Bandara Kualanamu (Sumatera Utara), Soekarno-Hatta (Banten), Juanda (Jawa Timur), Ngurah Rai (Bali), dan Sultan Hasanuddin (Sulawesi Selatan).

Untuk diketahui, BPS sendiri masih menggunakan istilah Bandara Polonia untuk Bandara Kualanamu yang melayani penerbangan menuju Medan. Istilah tersebut tidak tepat lantaran Bandara Polonia telah berhenti beroperasi melayani penerbangan komersial sejak 2013.

Dibanding perolehan di tahun 2021, jumlah penumpang pada Maret dan April 2022 meningkat sebesar masing-masing 81 persen dan 68 persen. Angka tersebut memang belum mampu mencapai jumlah sebelum pandemi, atau tahun 2019, yang bisa mencapai empat hingga lima juta penumpang setiap bulan. Jika dibandingkan dengan perolehan pada Maret dan April 2019, angkanya masing-masing mencapai 55 persen dan 56 persen.

 

Tetapi jumlah penumpang di Maret dan April 2022 telah mengalahkan jumlah tertinggi penumpang selama pandemi yang terjadi pada Desember 2021. Pada bulan tersebut, jumlah penumpang mencapai 2,26 juta. Kenaikan jumlah penumpang itu bersamaan pula dengan libur akhir tahun dan tren kasus Covid-19 yang rendah.

Bahkan jumlah penumpang keberangkatan internasional selama empat bulan di 2022 telah melampaui akumulasi 12 bulan pada tahun lalu. Pada tahun lalu, jumlah kumulatif penumpang keberangkatan internasional sebesar 626.953 orang. Sedangkan jumlah penumpang keberangkatan internasional selama Januari hingga April 2022 telah mencapai 664.015 orang.

Tren itu pun tampak di Bandara Juanda dan Ngurah Rai. Sedangkan di Bandara Soekarno-Hatta dan Kualanamu, jumlah penumpang keberangkatan internasional pada periode yang sama telah mencapai masing-masing 95 persen dan 65 persen. Sementara untuk Bandara Sultan Hasanuddin, tidak terdapat data jumlah penumpang keberangkatan internasional.