Neraca Perdagangan Mei 2022 Masih Surplus, Tetapi Nilainya Menurun

Rabu, 29 Juni 2022 16:04 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2022 kembali surplus. Kali ini nilainya sebesar US$ 2,90 miliar.

Surplus neraca perdagangan dihasilkan dari selisih nilai ekspor dengan nilai impor dalam satu periode yang sama. Nilai ekspor Indonesia di bulan lalu mencapai US$ 21,51 miliar, sedangkan nilai impor berjumlah US$ 18,61 miliar.

Indonesia pun mencatatkan surplus perdagangan bulanan untuk ke-25 kali tanpa putus. Namun nilainya mengalami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya, yang mencapai US$ 7,56 miliar. Surplus perdagangan bulan lalu berhasil memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah yang sebelumnya dicatatkan pada Oktober 2021 sebesar US$ 5,74 miliar.

 

Sedangkan jika dibandingkan secara tahunan, neraca perdagangan bulan lalu naik sebesar 6,9 persen. Pada Mei 2021, nilai neraca perdagangan Indonesia adalah US$ 2,7 miliar.

Berdasarkan nilai transaksi perdagangan nonmigas dengan negara mitra dagang, surplus perdagangan terbesar kembali dihasilkan dari hubungan dagang dengan Amerika Serikat (AS),  India, dan Filipina.Sedangkan defisit perdagangan nonmigas terbesar didapat dari hubungan dagang dengan Australia, Cina, dan Thailand.