Berapa Ton Impor Baja yang Masuk Indonesia Lima Tahun Terakhir?

Sabtu, 30 Juli 2022 10:05 WIB

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah baja yang diimpor Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2022 mencapai 5,37 juta ton. Angka itu didapat dari jumlah baja yang masuk ke Indonesia lewat berbagai pelabuhan maupun bandara.

Berat impor baja menunjukkan peningkatan pada tahun 2017 hingga 2019, tetapi menurun pada 2020, ketika pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia. Kemudian angkanya kembali meningkat pada 2021 meski belum bisa menyamai perolehan yang dicapai pada tahun 2017 hingga 2019.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyebut kementerian yang ia pimpin akan memberantas praktik impor baja ilegal. “Tunggu tanggal mainnya, ada beberapa pelaku baja ilegal kita akan sikat,” ujarnya usai melepas ekspor baja ke Selandia Baru dari PT Gunung Raja Paksi (GRP) di Bekasi, Rabu, 26 Juli 2022.

Menurut Direktur Komersial PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Melati Sarnita, praktik impor baja ilegal di Indonesia terjadi lewat modus dumping dan circumvention (pengalihan pos tarif). Praktik circumvention memungkinkan pengusaha tak perlu membayar bea masuk produk yang diimpor sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara. 

Selain itu, baja impor ilegal itu turut mengisi pangsa pasar yang seharusnya dapat dipenuhi oleh produk dalam negeri. Akibatnya, produk impor dengan harga murah menggerus pangsa pasar baja lokal. Sehingga, terjadi kerugian dan penurunan utilisasi produsen baja nasional.