Harga Rumah Naik di Kuartal I 2022, Berlaku pada Semua Tipe

Kamis, 4 Agustus 2022 17:47 WIB

Berdasarkan Indeks Pertumbuhan Harga Tahunan Properti Residensial yang dikeluarkan Bank Indonesia, harga rumah pada kuartal I tahun ini mengalami kenaikan secara tahunan atau year-on-year (yoy) dibandingkan kuartal I tahun lalu.

Sebagai contoh, harga rumah tipe kecil meningkat sebesar 2,01 persen secara tahunan pada kuartal I tahun ini. Kenaikan itu lebih tinggi dari kenaikan tahunan harga rumah pada kuartal IV 2021 sebesar 1,99 persen. 

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada harga rumah tipe menengah, yakni dari 1,48 persen menjadi 2,18 persen. Sedangkan pertumbuhan harga rumah tipe besar meningkat dari 0,93 persen menjadi 1,11 persen.

 

Jika dikategorikan berdasarkan daerahnya, peningkatan harga rumah tertinggi terjadi di Kota Manado sebesar 5,07 persen. Kenaikan harga rumah di kota Manado terjadi dikarenakan peningkatan harga signifikan terhadap pasar rumah tipe kecil sebesar 10,07 persen dibandingkan harga pada tahun sebelumnya. 

Peningkatan harga rumah tertinggi berikutnya terjadi di Yogyakarta, yakni sebesar 4,00 persen. Kenaikan harga ini terjadi lantaran harga properti rumah seluruh tipe yang meningkat. 

Untuk diketahui, harga rumah tipe kecil di Yogyakarta pada kuartal I 2022 meningkat secara tahunan sebesar 4,60 persen. Padahal, di kuartal IV tahun 2021, pertumbuhan harga tahunan rumah tipe ini hanya meningkat 2,47 persen. 

Sedangkan rumah tipe menengah di Yogyakarta meningkat dari 3,87 persen (yoy) pada kuartal IV 2021 menjadi 4,68 persen (yoy) pada kuartal I 2022, dan rumah tipe besar dari 2,15 persen menjadi 2,64 persen pada periode yang sama.

 

Survei tersebut juga menunjukan terjadinya pertumbuhan penjualan rumah tipe kecil. Angka pertumbuhan penjualan rumah tipe kecil yang sebelumnya pada kuartal IV 2021 berada di angka -23,79 persen, kini membaik ke angka -8,27 persen. Pasar rumah tipe besar juga mengalami pertumbuhan penjualan sebesar 4,01 persen setelah di triwulan sebelumnya terkontraksi ke angka -2,75 persen. 

Kondisi berbeda justru terjadi pada pasar rumah tipe menengah, yang mengalami kelesuan pada kuartal I 2022. Penjualan rumah tipe ini mengalami kontraksi ke angka -18,28 persen setelah pada kuartal sebelumnya tumbuh 11,26 persen.

MAHARDIKA ZENAR AULIYA