Nasution, Soeharto, Dan Estafet Politik Tentara
Edisi: 21/31 / Tanggal : 2002-07-28 / Halaman : 76 / Rubrik : IQR / Penulis : Adam, Asvi Warman , ,
Banyak orang melihat Nasution sedikit-banyak telah berjasa mengantarkan Soeharto ke kursi kepresidenan, dan kemudian disingkirkan oleh jenderal kelahiran Kemusuk, Yogyakarta itu. Tetapi, kalau dilihat dari rentang sejarah Indonesia selama 50 tahun belakangan, sebetulnya apa yang dilakukan oleh Nasution dan Soeharto merupakan suatu estafet politik tentara. Ada jeda pendek selama beberapa tahun ketika Nasution disingkirkan Presiden Sukarno menjelang tahun 1965. Di luar itu, gebrakan kedua Jenderal tersebut bisa dilihat sebagai satu rangkaian.
Nasution, "pelari pertama", me-letakkan dasar dwifungsi ABRI, doktrin yang membawa keterlibatan penuh militer dalam politik "secara de facto dan de jure". Soeharto menerima tongkat estafet dari Nasution dan berlari lebih jauh: bukan hanya politik, dunia bisnis pun dirambahnya. Nasution dan Soeharto, dalam jangka waktu setengah abad, secara kumulatif telah meletakkan posisi tentara pada tempat teratas dalam dunia perpolitikan nasional.
***
Campur tangan tentarabaik secara individual maupun kelompokdalam bidang politik sudah mulai sejak awal kemerdekaan. Jenderal Mayor Sudarsono, Panglima Divisi Jawa Tengah, yang menjadi atasan Soeharto, merupakan salah seorang penggerak dalam peristiwa 3 Juli 1946. Ada yang menganggap peristiwa itu percobaan kudeta. Ada pula yang melihatnya "sekadar penyampaian petisi untuk mengganti pemerintahan" yang ternyata ditolak Bung Karno.
Kejadian berikutnya lebih memiliki berbagai unsur paksaan sehingga bisa disebut sebagai "setengah kudeta", yaitu peristiwa 17 Oktober 1952. Ketika itu moncong meriam sudah dihadapkan ke Istana dan Gedung DPR. Massa dari berbagai tempat di pinggir Kota Jakarta diangkut dengan truk-truk militer ke depan Istana.…
Keywords: -
Artikel Majalah Text Lainnya
Dan Sang Guru Berkata...
2004-04-18Novel filsafat sophie's world menjadi sebuah jendela bagi dunia untuk melihat dunia imajinasi dan edukasi…
Enigma dalam Keluarga Glass
2010-04-11Sesungguhnya, rangkaian cerita tentang keluarga glass adalah karya j.d. salinger yang paling superior.
Tapol 007: Cerita tentang Seorang Kawan
2006-05-14pramoedya ananta toer pergi di usia 81 tahun. kita sering mendengar hidupnya yang seperti epos.…
