Merayakan Kenikmatan Tari

Edisi: 13/38 / Tanggal : 2009-05-24 / Halaman : 90 / Rubrik : TAR / Penulis : Agus Supriyanto, Arya Dipayana ,


MENIKMATI karya tari bergaya klasik tidak ubahnya melihat suatu ekshibisi dalam bela diri. Jurus atau rangkaian gerak yang dimainkan oleh pendekar belia akan menjadi sangat berbeda ketika dibawakan oleh guru mereka. Namun padanan ini tidak berlaku pada Lelangen Beksan yang dipentaskan kelompok Padneçwara pada 8 dan 9 Mei 2009 di Komunitas Salihara, Jakarta Selatan.

Pada ruang panggung yang relatif sempit itu digelar empat karya lepas, yaitu Beksan Noworetno, Bondo Boyo, Enggar Enggar, dan Kumolobumi. Penonton yang menyesak di blackbox theater itu tidak tergiring untuk mempersoalkan perbedaan pengalaman atau usia para penampil. Ketiga aspek yang menjadi dasar bagi seorang penari, meliputi wiraga,…

Keywords: -
Rp. 15.000

Artikel Majalah Text Lainnya

D
Diversions: Khas, Cerdas, dan Nakal
1994-02-05

Sedang tumbuh di eropa grup-grup tari kelompok kecil. salah satunya yang datang di jakarta pekan…

Y
Yang Terbebani dan Tak Terbebani Tradisi
1994-01-29

Sembilan penata tari pemenang lomba tari dinas kebudayaan dki jakarta mementaskan karya masing-masing di tim.…

B
Baguru ka Alam Tradisi
1994-06-04

Untuk ke sekian kalinya gumarang sakti diundang dalam festival internasional. tak salah pendekatan gusmiati pada…