Mendidik Santri Jadi Pengusaha

Edisi: 31/38 / Tanggal : 2009-09-27 / Halaman : 52 / Rubrik : LIPSUS / Penulis : Adek Media, Deffan Purnama ,


RAMADAN berarti masa libur panjang bagi santri Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor. Bahkan tiga hari sebelum bulan puasa sudah tidak ada kegiatan belajar-mengajar. Masjid lebih lengang meski masih ada kegiatan mengaji. Para santri mudik ke kampung halaman dan baru kembali seusai Idul Fitri. ”Saya baru akan pulang setelah lulus,” kata Amri, santri madrasah aliyah.

Habib Saggaf Mahdi bin Syekh Abu Bakar, pemimpin Nurul Iman, memang menyarankan para santri supaya tidak pulang sebelum lulus. ”Supaya ada kebanggaan begitu pulang,” katanya.

Bagi mereka yang ingin pulang, pondok menyediakan angkutan. Bus untuk santri yang berasal dari Jawa dan Sumatera, dan tiket kapal laut buat santri dari pulau lain.

Bukan semata kebanggaan yang menahan Amri untuk tetap berada di pondok selama masa pakansi. Ia memanfaatkan liburan untuk bekerja…

Keywords: -
Rp. 15.000

Artikel Majalah Text Lainnya

M
Merebut Kembali Tanah Leluhur
2007-11-04

Jika pemilihan presiden dilakukan sekarang, megawati soekarnoputri akan mengalahkan susilo bambang yudhoyono di kota blitar.…

D
Dulu 8, Sekarang 5
2007-11-04

Pada tahun pertama pemerintahan, publik memberi acungan jempol untuk kinerja presiden susilo bambang yudhoyono. menurut…

Sirkus Kepresidenan 2009
2007-11-04

Pagi-pagi sekali, sebelum matahari terbit, email membawa informasi dari kakak saya. dia biasa menyampaikan bahan…