Di Yerusalem

Edisi: 05/39 / Tanggal : 2010-04-04 / Halaman : 122 / Rubrik : CTP / Penulis : Goenawan Mohamad , ,


Di Yerusalem, justru di Yerusalem, percayakah orang bahwa manusia itu diciptakan dari Ruh yang satu? Bahwa agama-agama dengan Tuhan-Yang-Tunggal, yang menegaskan jejak mereka yang cemas dan keras beratus-ratus tahun di kota itu, sungguh-sungguh yakin bahwa manusia—yang diharapkan menyembah Khalik yang sama—dianggap bisa berbagi keluhan tentang ketidakadilan?

Memang agak ganjil dan mungkin menyedihkan, bahwa di Yerusalem, justru di Yerusalem, kita bertanya bisakah manusia bersepakat menolak kesewenang-wenangan—dan bisakah kita berbicara tentang manusia sebagai ”sesama”.

Hari-hari ini, Israel membangun permukiman untuk warga Israel yang Yahudi di Yerusalem Timur, merebut hak orang Palestina dan melanggar kesepakatan yang diakui dunia. Hari-hari ini, di Yerusalem tampaknya tak berlaku pertanyaan apa pun yang membuat ragu—dan pintu ditutup bagi gugatan dari luar gerbang. Hampir seluruh negeri di dunia, termasuk Amerika Serikat, menganggap tindakan itu sewenang-wenang, tapi tampaknya bagi para pemimpin Israel, apa yang sewenang-wenang bagi orang lain…

Keywords: -
Rp. 15.000

Artikel Majalah Text Lainnya

X
Xu
1994-05-14

Cerita rakyat cina termasyhur tentang kisah percintaan xu xian dengan seorang gadis cantik. nano riantiarno…

Z
Zlata
1994-04-16

Catatan harian gadis kecil dari sarajevo, zlata. ia menyaksikan kekejaman perang. tak jelas lagi, mana…

Z
Zhirinovsky
1994-02-05

Vladimir zhirinovsky, 47, banyak mendapat dukungan rakyat rusia. ia ingin menyelamatkan ras putih, memerangi islam,…