Ramli: Pelangi Setelah Badai
Edisi: 44/40 / Tanggal : 2012-01-08 / Halaman : 134 / Rubrik : SOS / Penulis : Qaris Tajudin, Ninin Damayanti ,
Kami bertemu dengan Ramli sehari sebelum perancang busana itu menjalani kemoterapi ke-24. Itu terjadi sehari setelah Natal di ruang tamu rumahnya di Jalan Semarang, Jakarta. Pada siang yang mendung, di ruang tamu yang temaram, di depan lukisan Merapi karya Basuki Abdullah yang setengah jadi, Ramli bercerita. Cerita tentang kariernya sebagai desainer selama 36 tahun, juga tentang kanker yang dia perangi selama dua tahun. "Saya belum mau menyerah," kata Ramli.
Dua bulan terakhirâNovember dan Desemberâadalah bukti ketidakmenyerahan Ramli. Dia sibuk. Bahkan terlalu sibuk untuk orang yang belum pulih benar dari kanker. Untuk memperingati 36 tahun kiprahnya di dunia busana, Ramliâkini 61 tahunâmenggelar fashion show di Barcelona dan Madrid (Spanyol) serta Casablanca dan Rabat (Maroko). Di dalam negeri, dia peragakan 150 koleksi terbarunya di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 21 November lalu. Disusul satu pameran di Museum Tekstil, sepanjang Desember.
Ramli adalah salah seorang desainer Indonesia generasi awal: generasi 1970-an. Di antara mereka ada Peter Sie dan Iwan Tirta (keduanya sudah berpulang)…
Keywords: -
Artikel Majalah Text Lainnya
Sang Peroboh Menara Gading
2007-11-04Ia pionir dalam bidang telekomunikasi satelit indonesia. insinyur juga harus pandai berbisnis.
Membesarkan Indonesia dengan Musik
2005-07-10Erwin gutawa adalah musisi cemerlang. jenjang karier sebagai seorang musisi telah lengkap ia lakoni.
Menjaga Bali dengan Hati
2005-08-14Luh ketut suryani terus berikhtiar menjaga bali dari gerusan efek negatif pariwisata. anak-anak korban pedofilia…