Pemegang Mandat Bisnis Keluarga
Edisi: 18/43 / Tanggal : 2014-07-06 / Halaman : 130 / Rubrik : LAPSUS / Penulis : TIM LAPSUS, ,
Halim Kalla masih ingat panggilan telepon abangnya, Jusuf Kalla, yang ia terima 34 tahun lalu. Waktu itu, medio 1980-an, Halim berusia 24 tahun dan baru lulus kuliah di Jurusan Teknik Mesin, State University of New York, Buffalo, Amerika Serikat. Setiba di Indonesia, ia ditelepon kakaknya. "Abang saya bilang, 'Kau cari pengalaman dulu di daerah, coba kerjakan itu proyek jalan'," kata Halim. "Ya, saya turuti arahan beliau," ujarnya kepada Tempo, 16 Juni lalu.
Jusuf meminta Halim memantau proyek pembangunan jalan 350 kilometer dari Palopo ke Makassar, yang dikerjakan Bumi Karsa, anak perusahaan Grup Kalla. "Saya bekerja sebagai staf pengawas konstruksi. Selama dua bulan tinggal di bedeng-bedeng," ucap Halim, 57 tahun.
Kendati perusahaan itu dimiliki keluarga, kata Halim, Jusuf tak pernah langsung menempatkan adik-adiknya di posisi "empuk". Sebab, Jusuf ingin saudara-saudaranya belajar bisnis dari bawah. "Begitulah cara abang saya menggembleng adik-adiknya," ujar Halim.
Jusuf, sebagai anak laki-laki tertua, memang memiliki peran sentral di antara sepuluh bersaudara anak pasangan Haji Kalla-Athirah. Jusuf anak kedua, sementara Halim di urutan kedelapan. Sang ayah, Haji Kalla, memberi kepercayaan kepada Jusuf sebagai pengendali bisnis…
Keywords: -
Artikel Majalah Text Lainnya
Ini Keringanan atau Deal yang Rasional?
1994-02-05Setelah mou ditandatangani, penggubah lagu pop rinto harahap akan diakui kelihaiannya dalam bernegosiasi perkara utang-piutang.…
Modifikasi Sudah Tiga Kali
1994-02-05Perundingan itu hanya antara bi dan pt star. george kapitan bahkan tidak memegang proposal rinto…
Cukup Sebulan buat Deposan
1994-02-05Utang bank summa masih besar. tapi rinto harahap yakin itu bisa lunas dalam sebulan. dari…
