Membayar Joki Menembus Tes
Edisi: 27/16 / Tanggal : 1986-08-30 / Halaman : 60 / Rubrik : PDK / Penulis :
BANYAK joki ikut Sipenmaru. Mereka tak mencari menang, tapi upah. Joki? Mereka umumnya mahasiswa perguruan tinggi negeri, yang menyediakan diri dijadikan sumber sontekan bagi calon mahasiswa dalam tes Sipenmaru (sistem penerimaan mahasiswa baru). Kini, pasaran seorang joki adalah sebesar uang pangkal masuk perguruan tinggi swasta yang baik, atau sekitar Rp 1-2 juta. "Kecuali untuk kenalan, boleh, deh, kurang," ujar seorang joki.
Joki (atau ada juga yang menyebutnya pilot, maskot, pemandu) bukan barang baru. Begitulah yang disinyalir Rektor Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Soedarso Djojonegoro. Dan di saat tes Sipenmaru Juni lalu, berdasarkan pelacakan wartawan TEMPO Yopie Hidayat, joki-joki bayaran itu antara lain buka praktek di Unair dan Universitas Jember. Tawa Timur. Juga di Yogyakarta, meski modusnya berbeda. Atas jasa mereka, puluhan calon mahasiswa kini bisa mengikuti kuliah di PTN, yang diperebutkan oleh begitu banyak lulusan SMTA. Tahun ini tercatat hampir 700.000 lulusan yang bersaing memperebutkan sekitar 84 ribu tempat di 43 PTN.
"Dari 32 peserta yang kami pandu, 30 lulus…
Keywords: -
Artikel Majalah Text Lainnya
Wajib Pajak atau Beasiswa?
1994-05-14Mulai tahun ajaran ini, semua perguruan tinggi swasta wajib menyisihkan keuntungannya untuk beasiswa. agar uang…
Serba-Plus untuk Anak Super
1994-04-16Tahun ini, sma plus akan dibuka di beberapa provinsi. semua mengacu pada model sma taruna…
Tak Mesti Prestasi Tinggi
1994-04-16Anak cerdas tk menjamin hidupnya kelak sukses. banyak yang mengkritik, mereka tak diberikan perlakuan khusus.…