Yang Saya Alami Tak Demikian

Edisi: 15/23 / Tanggal : 1993-06-12 / Halaman : 28 / Rubrik : NAS / Penulis :


RUMAH Jenderal (Purn.) A.H. Nasution disebut-sebut sebagai tempat munculnya keputusan Habibie mengundang Ali Sadikin dari Petisi 50. Memang, menurut kisah, di rumah bekas Menteri Keamanan Nasional dan Menko Hankam (1959-1966) inilah sejumlah tokoh Pemerintah dan pengkritiknya suka berkumpul paling tidak, di hari baik, seperti Lebaran lalu. Sehubungan dengan kunjungan Petisi 50 ke PT PAL Surabaya itu, Nasution, 75 tahun, bersedia memberikan jawaban atas pertanyaan wawancara TEMPO. Petikannya:

Bagaimana cerita pertemuan Ali Sadikin dan Habibie itu?

Pada hari Lebaran, rumah kami terbuka untuk siapa saja, untuk menyambung tali silaturahmi. Yang ber-Lebaran bukan saja Ali Sadikin dan Habibie, tapi juga jenderal-jenderal Suprayogi, Amirmachmud, Surono, Akhmad Tahir, Rudini, Wiyogo, Rusmin, Simbolon, Kawilarang, dan lain-lain. Mereka teman-teman seperjuangan dulu. Sebagai tuan rumah, saya bersama Bu Nas meladeni tamu-tamu yang datang bergantian.

Apakah Anda setuju dengan kunjungan ke PT PAL itu?

Dua minggu sebelum rencana kunjungan itu, saya diberi…

Keywords: -
Rp. 15.000

Artikel Majalah Text Lainnya

S
Setelah Islam, Kini Kebangsaan
1994-05-14

Icmi dikecam, maka muncul ikatan cendekiawan kebangsaan indonesia alias icki. pemrakarsanya adalah alamsjah ratuperwiranegara, yang…

K
Kalau Bukan Amosi, Siapa?
1994-05-14

Setelah amosi ditangkap, sejumlah tokoh lsm di medan lari ke jakarta. kepada tempo, mereka mengaku…

O
Orang Sipil di Dapur ABRI
1994-05-14

Sejumlah pengamat seperti sjahrir dan amir santoso duduk dalam dewan sospol abri. apa tugas mereka?