Setelah Kekalahan Di Rumput Plastik
Edisi: 32/13 / Tanggal : 1983-10-08 / Halaman : 67 / Rubrik : OR / Penulis :
BOLEH dibilang tak ada orang yang berani meramalkan tim nasional bisa menang dari Arab Saudi dalam pertandingan 6 Oktober ini. Dra saja sudah merupakan angan-angan yang mahal. Ketika melepas tim Pra-Olimpiade itu Minggu yang lalu Menteri Urusan Pemuda dan Olah Raga, misalnya, tidak menumpangkan harapan yang melambung. "Kalah atau menang soal kedua. Yang penting adik-adik harus memperlihatkan daya juang maksimal," katanya.
Dari segi persiapan menghadapi pertandingan memperebutkan tiket ke Olimpiade Los Angeles, Arab Saudi sudah selangkah di depan tim Indonesia yang ditangani pelatih Basri itu. Arab Saudi sudah mempersiapkan tim sejak satu setengah tahun yang lalu. "Jika kami yang memenangkan tiket, berarti kehormatan buat kami mengikuti pertandingan internasional resmi, setelah kami gagal mengikuti Piala Dunia di Spanyol karena dijegal Kuwait," kata Fahd Annashir Addahmasy, wakil manajer tim Arab. Sedangkan tim Wayan Diana dan kawan-kawan dibentuk dalam dua setengah bulan. Dan masa pematanannya sebagai satu kesebelasan hanya tiga minggu.
Baik jadwal latihan maupun pertandingan mereka kelihatannya lebih tersusun rapi. Merek menghabiskan 40 hari di Brazi untuk membiasakan diri di lapangan rumput. Di sana mereka mnencoba kekuatan dengan sepuluh klub terkemuka, antara lain Vasco da Gama. Dari rangkaian pertandingan uji-coba itu, Arab menang empat kali. Kalah dan draw masing-masing…
Keywords: -
Artikel Majalah Text Lainnya
Hidup Ayrton Senna dari Sirkuit ke Sirkuit
1994-05-14Tanda-tanda maut akan mencabut nyawanya kelihatan sejak di lap pertama. kematian senna di san marino,…
Mengkaji Kans Tim Tamu
1994-05-14Denmark solid tapi mengaku kehilangan satu bagian yang kuat. malaysia membawa pemain baru. kans korea…
Kurniawan di Simpang Jalan
1994-05-14Ia bermaksud kuliah dan hidup dari bola. "saya ingin bermain di klub eropa," kata pemain…
