Kompetisi Antar Mini
Edisi: 19/01 / Tanggal : 1971-07-10 / Halaman : 14 / Rubrik : SN / Penulis :
SEPERTI banjak orang lain, HB Jassin berpikir tentang
sarana-sarana jang lebih baik bagi perkembangan remadja seniman
-- untuk mendjadi seniman betul-betulan. Benar sudah didirikan
beberapa lembaga dimana dilaksanakan hasrat mentjetak
tenaga-tenaga jang berhubungan dengan seni-menjeni, akan tetapi
iklim diluar ruang kuliah atau lantai latihan djelas belum lagi
menguntung kan bagi para seniman mini. Mengarti kan iklim ini
sebagai kesadaran dari orang-orang sekeliling terutama mereka
jang sebenamja mampu memberi fasilitas ala kadarnja bagi
perkembangan seni para remadja, Jassin mengkritik pihak-pihak
sematjam -- Gelanggang Remadja -- jang entah mengapa orang
Indonesia lebih suka omong dengan bahasa asing jaitu Youth
Centre -- sehubungan dengan tiadanja uluran tangan mereka
terhadap penjelenggaraan Pekan Drama tingkat remadja pemuda
peladjar se Djakarta baru-baru ini. "Kenapa kegiatan ini djustru
diselenggarakan kelompok Himpunan Kekeluargaan Pemuda-Pemudi
Mahoni dan bukan Youth Centre jang sebetulnja mempunjai
tanggungdjawab dalam pembinaan remadja!", Jassin bertanja.
; Gratis. Dan pertanjaan timbul…
Keywords: -
Artikel Majalah Text Lainnya
Ada Keramaian Seni, Jangan Bingung
1994-04-23Seminggu penuh sejumlah seniman menyuguhkan berbagai hal, bertolak dari seni pertunjukan, musik, dan seni rupa.…
Mempertahankan Perang Tanding
1994-06-25Reog khas ponorogo bisa bertahan, antara lain, berkat festival yang menginjak tahun ke-10. tapi, di…
Reog Tak Lagi Menyindir
1994-06-25Asal asul adanya reog ponorogo untuk memperingati perang tanding antara klanasewandono dengan singabarong.