Selamat Jalan Norman Dan Didiek
Edisi: 08/22 / Tanggal : 1992-04-25 / Halaman : 43 / Rubrik : OR / Penulis : WY
BENDERA Mapala UI memang belum berkibar di puncak Gunung Aconcagua. Tapi
nama kedua pendaki Indonesia, Norman Edwin, 37 tahun, dan Didiek Samsu, 31
tahun, seakan sudah mengharumkan puncak itu. Keduanya meninggal di sana karena
hipotermia atau menurunnya suhu badan pada ketinggian hanya sekitar 300 meter
dari puncak Aconcagua (6.959 meter).
Selasa pagi ini, jenazah mereka tiba di Jakarta. Musibah Aconcagua itu tak
akan membuat kegiatan Mapala UI menyurut. Tujuh puncak dunia yang sudah
diprogramkan Mapala UI untuk ditaklukkan tetap diteruskan. "Saya akan
menabung untuk kembali ke sana, ke puncak Aconcagua," kata Rudy Nurcahyo, 24
tahun. Rudy memang punya andil dalam ekspedisi kali ini.
Selain mereka, dua anggota tim lainnya adalah Fayez, 23 tahun, dan Dian
Hapsari, 24 tahun. Ekspedisi kali ini melengkapi empat puncak yang telah
ditaklukkan Mapala, yaitu Carstensz Pyramid di Irian (1973), Kilimanjaro di
Afrika (1985), McKinley di Amerika Utara (1989), dan Elbrus di Soviet (1990).
Rencananya, setelah Aconcagua, puncak Vinson Massif di Kutub Selatan dan
Everest di Himalaya menjadi sasarannya.
Pada pendakian pertama Aconcagua di ketinggian 6.400 meter, Fayez terjatuh.
Padahal, puncak tinggal ditempuh dua jam lagi. Tangan kanannya patah, dan kaki
kirinya cedera. Maka, Norman dan Rudy turun menyelamatkan Fayez. Dalam keadaan
badai salju menjelang malam, keduanya membawa Fayez ke bawah dengan cara
merosot dan memakai kapak es sebagai kemudi. Tanpa terasa tangan Norman dan
Rudy terkena…
Keywords: Norman Edwin, Carstensz, Aconcagua, Mapala, Pendaki Gunung, Puncak Gunung, Didiek Samsu, , 
Artikel Majalah Text Lainnya
Hidup Ayrton Senna dari Sirkuit ke Sirkuit
1994-05-14Tanda-tanda maut akan mencabut nyawanya kelihatan sejak di lap pertama. kematian senna di san marino,…
Mengkaji Kans Tim Tamu
1994-05-14Denmark solid tapi mengaku kehilangan satu bagian yang kuat. malaysia membawa pemain baru. kans korea…
Kurniawan di Simpang Jalan
1994-05-14Ia bermaksud kuliah dan hidup dari bola. "saya ingin bermain di klub eropa," kata pemain…
