Mural Dan Negara Kolonial Yang Gagal
Edisi: Edisi / Tanggal : 2021-09-04 / Halaman : / Rubrik : KL / Penulis :
MUHAMMAD Toha Adimidjojo terkenal karena melukis penangkapan Sukarno-Hatta saat Agresi Militer Belanda II 1948 di Yogyakarta. Usianya baru 11 tahun ketika itu. Tapi yang membuatnya menjadi seorang pelukis-pejuang adalah peristiwa setahun sebelumnya: ia membuat mural—menggambar dua orang Belanda di tembok dapur rumahnya di Yogyakarta dan mencoret-coretnya dengan kata-kata “Van Mook–Landa Ngamuk, Van der Plas–Setan Alas!”
Tentara Belanda memergoki mural dan grafitinya itu ketika sedang mengadakan pembersihan ke rumah-rumah penduduk Yogyakarta. Seisi rumah jadi tegang. Untunglah tentara Belanda itu tidak marah ketika diberi tahu bahwa mural tersebut buatan seorang bocah sepuluh tahun. Orang Belanda itu hanya menyuruh penghuni rumah menghapusnya.
Itu tahun 1947. Kini Belanda tak ada lagi. Tapi pemerintah Indonesia merayakan bulan kemerdekaan ke-76 tahun dengan menghapus sejumlah mural serta grafiti di berbagai daerah. Senimannya diburu karena dianggap menghina presiden. Pemerintah tak dapat menyembunyikan kegerahan.
Mural dan grafiti itu patah tumbuh hilang berganti. Sejak polisi menghapus mural dan grafiti pertama “Jokowi 404: Not Found” dan “Tuhan Aku Lapar” di Kota Tangerang pada 12 Agustus 2021, mural lain muncul, seperti “Dipaksa Sehat di Negara yang Sakit” di Pasuruan, Jawa timur; “Wabah Sesungguhnya Adalah Kelaparan” di Banjarmasin; dan “Thx Jokowi, I’m Dead” di Batam, Kepulauan Riau.
Mural dan grafiti bermunculan di berbagai kota. Bahkan di Solo, Jawa Tengah, kota asal Presiden Jokowi. Belakangan muncul lagi mural Presiden Jokowi dengan mata tertutup masker di Bandung. Sementara itu, di Yogyakarta kelompok aksi Gejayan Memanggil membuat lomba mural dengan juara mural yang pertama dihapus aparatur pemerintah.
Jika berefleksi pada Toha, apakah ia kapok ketika tentara…
Keywords: Belanda, Lukisan, Revolusi Indonesia, Mural, Mural Jokowi, 
Artikel Majalah Text Lainnya
OPEC, Produksi dan Harga Minyak
1994-05-14Pertemuan anggota opec telah berakhir. keputusannya: memberlakukan kembali kuota produksi sebesar 24,53 juta barel per…
Kekerasan Polisi
1994-05-14Beberapa tindak kekerasan yang dilakukan anggota polisi perlu dicermati. terutama mengenai pembinaan sumber daya manusia…
Bicaralah tentang Kebenaran
1994-04-16Kasus restitusi pajak di surabaya bermula dari rasa curiga jaksa tentang suap menyuap antara hakim…
