Asal Usul Cacar Monyet Diganti Mpox
Edisi: 21 Jan / Tanggal : 2024-01-21 / Halaman : / Rubrik : BHS / Penulis :
ATAS permintaan sejumlah organisasi kesehatan dan ilmuwan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mengganti nama monkeypox, yang di sini populer sebagai cacar monyet, dengan Mpox. Para ilmuwan dan aktivis sosial mendorong penggantian nama itu agar tidak diskriminatif dan menstigma kelompok masyarakat atau wilayah tertentu.
Istilah monkeypox telanjur diasosiasikan dengan penemuan virus pada monyet bergejala di negara-negara Afrika Barat dan Afrika Tengah sehingga nama itu seolah-olah identik atau sebagai “penyakit Afrika”, padahal penyakit tersebut sebetulnya pertama kali muncul di Denmark pada 1958. Penelitian ilmiah membuktikan bahwa inang virus itu sebenarnya ngendon dalam tubuh tikus. Penularannya memang bisa melalui cakaran hewan berkuku tajam seperti monyet dan tupai serta hewan pengerat lain yang terinfeksi. Itu sebabnya para pakar dan pengkritik menilai sebutan monkeypox tidak akurat dan mengandung prasangka.
Bukan sekali ini WHO berusaha membuat istilah yang bebas dari diskriminasi…
Keywords: Covid-19, WHO, Cacar Monyet, Mpox, Stigma Sosial, 
Artikel Majalah Text Lainnya
Pembantu: Dari Rumah Tangga sampai Presiden
2007-11-04Membantu dan menolong adalah contoh kata yang disebut bersinonim. keduanya dapat saling menggantikan: bisakah membantu/menolong…
Pusat Bahasa dan Sultan
2009-10-18Suatu waktu, cobalah anda membuka homepage resmi pusat bahasa departemen pendidikan nasional, www.pusatbahasa.diknas.go.id/kbbi/. situs tersebut…
Metafor dalam Diplomasi
2009-09-06Sudah 10 tahun bekas provinsi termuda indonesia, timor timur, yang berintegrasi pada 17 juli 1976…
