Remy Sylado Sumbangan Seorang Kiau-Seng untuk Republik Baru
BISNISNYA uang palsu dan penyelundupan senjata. Ia tak segan menyogok pejabat ataupun menghancurkan pesaing. Sikapnya tinggi hati, tapi gayanya flamboyan. Namanya Tan Peng Liang. Dan ia merasa dirinya patriot. Alasannya, perilaku bisnisnya yang menyimpang bermanfaat untuk menghajar pemerintahan kolonial Belanda dan kelak kemudian Jepang. Bagi sesama Cina perantauan, nama Tan Peng Liang diucapkan dengan mulut mencong. Selain menyebalkan, Tan hanyalah seorang kiau-seng, bukan hoa-kiau. Artinya, ia bukan perantauan yang masih berdarah murni, sehingga dianggap kurang beradat. Namun, alih-alih menaruh hormat pada perkumpulan Kong Koan alias Raad van Chinezen, majelis khusus Tionghoa, Tan justru berkali-kali dengan sengaja mempermalukan lembaga tersebut. Intrik dan petualangan Tan Peng Liang ini dihadirkan dengan detail yang cukup mengagumkan oleh Remy Sylado dalam novel terbarunya, Ca-Bau-Kan.
Keywords :Remy Sylado Sumbangan Seorang Kiau-Seng untuk Republik Baru,
-
Downloads :0
-
Views :258
-
Uploaded on :21-12-2023
-
PenulisTim Penyusun PDAT
-
Publisher
TEMPO Publishing -
EditorPDAT
-
Subjekpolitik
-
BahasaIndonesia
-
Class-
-
ISBN-
-
Jumlah halaman60
Remy Sylado Sumbangan Seorang Kiau-Seng untuk Republik Baru
Alamat
PDAT Gedung Tempo Jl. Palmerah Barat No. 8 Jakarta 12210
Kontak
Phone / Fax: 62-21 536 0409 (ext. 321) / 62-21 536 0408
WA : 62 838 9392 0723
Email : [email protected]
Support
Support Datatempo
