Perdebatan Ekonom di Awal Orde Baru Tentang Ide Ekonomi Pancasila
EKONOMI Pancasila. Istilah ini mendadak naik dan jadi buah bibir. Lewat media massa, terjadi polemik yang "hangat" yang melibatkan banyak tokoh intelekual Indonesia. Mubyarto dan Boediono, dua di antara sekian banyak penganjur Ekonomi Pancasila, kini "laris". Berbagai lembaga dan organisasi, misalnya HIPMI dan Lemhanas, mengundang mereka berbicara. Mengapa masalah ini ramai dibicarakan? Istilah Ekonomi Pancasila sebenarnya bukan pertama kali ini muncul. Emil Salim, misalnya, dalam tulisannya di Prisma serta sambutannya di Kongres ke-VIIIISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) di Cisarua pada pertengahan l979, telah memakai istilah ini. Bahkan KNPI, Juli 1979 menyelenggarakan diskusi tentang "Sistem Ekonomi Pancasila Sebagai Dasar Pembangunan yang Adil dan Merata". Yang melatarbelakangi penyelenggaraan diskusi ini tampaknya kecaman Bung Hatta, bahwa politik perekonomian Indonesia di bawah para teknokrat waktu itu "menyimpang" dari Pancasila dan UUD 1945.
Keywords :Perdebatan Ekonom di Awal Orde Baru Tentang Ide Ekonomi Pancasila,
-
Downloads :1
-
Views :185
-
Uploaded on :24-12-2023
-
PenulisPDAT
-
Publisher
TEMPO Publishing -
EditorTim Penyusun PDAT: Ismail, Asih Widiarti, Dani Muhadiansyah, Evan Koesumah
-
SubjekEkonomi dan Bisnis
-
BahasaIndonesia
-
Class-
-
ISBN-
-
Jumlah halaman60
Perdebatan Ekonom di Awal Orde Baru Tentang Ide Ekonomi Pancasila
Alamat
PDAT Gedung Tempo Jl. Palmerah Barat No. 8 Jakarta 12210
Kontak
Phone / Fax: 62-21 536 0409 (ext. 321) / 62-21 536 0408
WA : 62 838 9392 0723
Email : [email protected]
Support
Support Datatempo
