Ransomware Mulai Meresahkan Negara-Negara

oleh:

Firdhy Esterina Christy

Senin, 1 Maret 2021 15:41 WIB
Loading...

Loading...

Menurut survei yang dilakukan Cyber ​​Edge, banyak dari profesional keamanan informasi yang mulai resah dengan ransomware. Meskipun ransomware bukanlah jenis kejahatan di dunia maya yang kerap terjadi, namun ketika dilakukan oleh seorang ahli, serangan tersebut bisa sangat berbahaya. Serangan ransomware menyandera data perusahaan atau menuntut pembayaran untuk mengambil informasi yang telah disusupinya.

Menurut survei, kejahatan ini paling banyak dilaporkan di Arab Saudi, dengan persentase pelaporan 88 persen selama 12 bulan terakhir. Turki menjadi negara kedua yang menerima laporan ini, yaitu sebanyak 74 persen selama 12 bulan terakhir. Cina juga menerima laporan terkait hal tersebut sebesar 69 persen selama 12 bulan terakhir.