Dalam Durasi yang Sama, Olahraga Ini Dapat Bakar 30-40 Persen Kalori dari Makan 20 Menit di Warteg

oleh:

Faisal Javier

Kamis, 29 Juli 2021 18:46 WIB

Seiring, penetapan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4, maka terdapat beberapa kelonggaran yang membedakan pembatasan ini dengan PPKM Darurat. Salah satunya ialah memperbolehkan masyarakat untuk makan di warung makan atau warteg, pedagang kaki lima (PKL), dan lapak jajanan. Namun, aktivitas itu hanya diperkenankan selama 20 menit di wilayah level 4 dan 30 menit di wilayah level 3.

Belum ada penelitian yang dapat memastikan berapa kalori yang masuk ke tubuh selama makan 20 menit. Namun Panduan Diet 2015-2020 yang dirilis Kementerian Kesehatan Amerika Serikat menyebut bahwa kebutuhan kalori harian wanita pada umumnya adalah 1.600 sampai 2.400 kalori, sedangkan pria butuh 2.000 sampai 3.000 kalori sehari. Jika makan 3 kali dalam sehari, maka wanita setidaknya butuh 533 sampai 800 kalori dalam sepiring makanannya, sedangkan pria butuh 667 sampai 1.000 kalori dalam takaran yang sama.

Tidak dapat dipastikan pula berapa kalori seporsi makanan yang Anda konsumsi di warteg selama 20 menit. Jumlah kalori makanan dan minuman yang Anda pilih di warteg bisa saja lebih rendah atau tinggi, tergantung cara pengolahan serta kandungan dalam hidangan. Makanan yang digoreng atau mengandung banyak minyak tentu mendongkrak jumlah kalori makanan yang Anda beli. Begitu pula minuman yang mengandung gula dalam jumlah tinggi seperti es teh manis.

Dilansir dari situs Shape-Able, kegiatan naik-turun tangga ternyata dapat membakar 150 kilokalori (kkal)—atau kalori—hanya dalam waktu 15 menit. Dengan estimasi 1 menit membakar 10 kalori, maka selama 20 menit ada 200 kalori yang terbakar, atau 40 persen dari jumlah kalori sepiring makanan seorang wanita, dan 30 persen dari jumlah kalori sepiring makanan seorang pria. Bagi Anda yang bekerja di bangunan bertingkat, memanfaatkan tangga tentu dapat menjadi alternatif mudah untuk membakar kalori daripada menggunakan lift. Aktivitas lain yang dapat membakar jumlah kalori yang sama dalam 20 menit ialah lompat tali.

Berlari atau bersepeda juga membakar jumlah kalori yang sama dalam durasi waktu yang sama pula. Namun untuk berlari, setidaknya harus dilakukan sejauh 1 sampai 1,5 mil dengan syarat 1 mil per 10 menit untuk membakar jumlah kalori yang sama dengan naik-turun tangga. Sedangkan bersepeda perlu dilakukan sejauh 4 mil atau setara dengan 6,4 kilometer untuk 15 menit.

Tentu mengandalkan olahraga saja tidak cukup maksimal untuk pembakaran kalori. Medical News Today menyebut beberapa faktor yang mempengaruhi seberapa banyak kalori seseorang terbakar dalam sehari. Antara lain:

  • Umur: semakin tua seseorang, semakin sedikit jumlah kalori yang dibakar per hari.
  • Jenis kelamin: pria membakar kalori lebih banyak dari wanita.
  • Intensitas kegiatan harian: orang dengan kegiatan yang membutuhkan banyak gerak tentu membakar kalori lebih banyak.
  • Komposisi tubuh: orang yang mempunyai lebih banyak otot membakar kalori lebih banyak daripada mereka yang mempunyai sedikit otot.
  • Ukuran tubuh: orang bertubuh besar membakar kalori lebih banyak dibanding orang bertubuh kecil, bahkan saat mereka beristirahat.
  • Thermogenesis: jumlah energi yang dibutuhkan untuk memproses makanan yang masuk. Protein dapat memicu pembakaran kalori lebih tinggi dibanding karbohidrat dan lemak.
  • Kehamilan: wanita hamil membakar kalori lebih banyak daripada mereka yang tidak hamil
  • Menyusui: wanita yang sedang dalam fase menyusui juga membakar kalori lebih banyak.