Klasemen Akhir Perolehan Medali Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia Lampaui Target

oleh:

Faisal Javier

Senin, 6 September 2021 15:49 WIB

Pesta olahraga sedunia atlet difabel, yaitu Paralimpiade Tokyo 2020, telah berakhir pada Ahad, 5 September 2020. Kontingen Cina sukses menjadi juara umum dalam pagelaran olahraga empat tahun sekali itu dengan perolehan medali 96 emas, 60 perak, dan 51 perunggu.

Peringkat kedua ditempati Inggris dengan 41 emas, 38 perak, dan 45 perunggu. Amerika Serikat  (AS) menyusul di peringkat ketiga dengan 37 emas, 36 perak, dan 31 perunggu. Kontingen Russia Paralympic Committee (RPC) yang mewakili Rusia di Paralimpiade Tokyo 2020 menempati posisi keempat dengan 36 emas, 33 perak, dan 49 perunggu.

Sedangkan kontingen Indonesia menempati peringkat ke-43 dengan perolehan medali 2 emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Kontingen Indonesia berhasil melampaui target perolehan medali yang telah ditetapkan oleh Komite Paralimpiade Indonesia (NPCI) sebelum berangkat ke Tokyo,  yakni meraih minimal 1 medali emas dan masuk peringkat 60 besar dunia.

Cabang olahraga (cabor) para-badminton jadi pundi-pundi medali bagi kontingen Indonesia dengan sumbangan 2 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu. Cabor lain yang menyumbang medali ialah para-powerlifting dengan 1 medali perak, dan para-atletik serta para-tenis meja masing-masing 1 medali perunggu.

Meski melampaui target, Indonesia tidak menjadi yang tersukses Asia Tenggara. Masih ada Thailand dan Malaysia yang mampu menempati posisi lebih baik.

Thailand menempati posisi ke-25 dengan torehan 5 emas, 5 perak, dan 8 perunggu. Sedangkan Malaysia berada di urutan ke-39 dengan 3 emas dan 3 perak.