Cakupan Vaksinasi Covid-19 Lansia Indonesia Masih di Bawah 50 Persen

oleh:

Faisal Javier

Senin, 13 September 2021 20:56 WIB

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 13 September 2021, cakupan vaksinasi Covid-19 bagi lanjut usia (lansia) masih jauh dari target yang ditetapkan. Meski telah dimulai sejak bulan Februari, secara nasional baru 26 persen lansia yang telah menerima dosis pertama, dan 19 persen yang telah mendapat dosis kedua. Indonesia menargetkan 21,45 juta lansia untuk mendapat vaksin Covid-19.

Cakupan dosis pertama di atas 50 persen hanya terjadi di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali. Jakarta telah menyuntikkan 681.819 dosis pertama vaksin untuk lansia atau 90 persen dari target yang ditetapkan. Sedangkan di DIY sudah 262.242 jiwa lansia yang telah menerima dosis pertama. Sementara cakupan dosis pertama vaksinasi lansia Bali telah mencapai 60 persen.

Jakarta jadi satu-satunya provinsi dengan tingkat vaksin dosis lengkap untuk lansia di atas 50 persen. Dari target 761.279 lansia, sudah 594.311 lansia yang telah mendapat suntikan dosis lengkap vaksin Covid-19. Sementara cakupan dosis kedua untuk lansia di Bali baru mencapai 41 persen, sedangkan DIY 34 persen.

Sejumlah provinsi masih mencatatkan cakupan dosis pertama vaksin untuk lansia di bawah 10 persen. Antara lain Aceh, Lampung, Maluku Utara, Papua, dan Sumatera Barat. Aceh baru menyuntikkan 24.459 dosis pertama untuk lansia dari target 339.125 lansia, alias baru 7 persen. Sedangkan di Lampung baru 63.153 jiwa lansia yang memperoleh dosis pertama dari target 704.246 jiwa atau sekitar 9 persen.

Kemudian capaian dosis pertama vaksinasi lansia Maluku Utara sekitar 5.909 jiwa dari target 74.323 jiwa, atau baru sekitar 8 persen. Sementara Papua baru menyuntikkan 13.716 dosis pertama untuk lansia dari target 176.017 jiwa, atau baru 8 persen, dan capaian Sumatera Barat baru 34.918 dosis dari target 489.575 lanisa alias baru 7 persen.

Hingga 13 September 2021, Indonesia telah menyuntikkan sekitar 116 juta dosis vaksin Covid-19. Baru 35,45 persen dari 208,26 juta jiwa yang memperoleh dosis pertama, dan 20,3 persen yang telah menerima dosis penuh.