Messi dalam Daftar Serba Terbanyak Ballon d’Or

oleh:

Faisal Javier

Selasa, 30 November 2021 20:36 WIB

Penyerang Argentina dan Paris Saint-Germain (PSG), Lionel Messi, sukses merebut penghargaan pemain sepak bola terbaik Ballon d’Or 2021. Messi terpilih usai memenangi jumlah voting terbanyak. Sebanyak 613 pemilik suara memilih Messi sebagai pemain sepak bola terbaik tahun ini. 

Sedangkan penyerang Bayern Muenchen asal Polandia, Robert Lewandowski, menempati peringkat kedua dengan perolehan 580 suara. Kemudian gelandang Chelsea asal Italia, Jorginho berada di peringkat ketiga dengan 460 suara.

Keberhasilan Messi itu sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai pemain yang paling sering menyabet penghargaan itu. Ia telah memperoleh gelar itu sebanyak tujuh kali. Messi pertama kali mendapat gelar itu pada tahun 2009. Messi terakhir kali meraih penghargaan itu pada 2019. Pada 2020, Ballon d’Or ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

 

Kesuksesan Messi turut menjadikan negara asalnya sebagai salah satu negara dengan jumlah peraih Ballon d’Or terbanyak, yakni tujuh gelar. Jumlah itu pun menyamai jumlah yang ditorehkan pemain asal Jerman, Belanda, dan Portugal. Yang membuat catatan itu semakin spesial adalah, semua tujuh gelar itu diborong Messi seorang diri.

Ballon d’Or ketujuh Messi juga berhasil menjadikan PSG sebagai salah satu klub penyumbang pemain peraih Ballon d’Or. Sebelum Messi, belum ada satu pun pemain PSG yang sukses menyabet gelar itu. Satu-satunya klub Prancis yang pernah menyumbangkan pemainnya sebagai peraih Ballon d’Or adalah Olympique Marseille, yakni melalui Jean Pierre-Papin pada 1991.

 

Sedangkan enam gelar Ballon d’Or Messi sebelumnya diperoleh saat ia masih bermain untuk Barcelona. Sumbangan enam gelar itu turut menjadikan Barcelona hingga kini sebagai klub dengan jumlah peraih Ballon d’Or terbanyak, yakni 12 gelar. Sementara di peringkat kedua adalah rivalnya, Real Madrid dengan 11 gelar.

Penghargaan Ballon d'Or diberikan oleh majalah Prancis, France Football sejak 1956. Kemudian, France Football dan FIFA sempat bekerja sama pada 2010-2016 untuk menyelenggarakan penghargaan pemain terbaik. Setelah kerja sama itu berhenti, kedua institusi itu kembali menyelenggarakan penghargaan pemain terbaik versi masing-masing.