BPS: Nilai Impor Indonesia pada November 2021 Naik Dibanding Bulan Sebelumnya

oleh:

Faisal Javier

Sabtu, 18 Desember 2021 08:52 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa nilai impor Indonesia pada November 2021 mencapai US$ 19,33 miliar. Bila dibandingkan dengan Oktober 2021 alias secara month-to-month, maka terjadi kenaikan sebesar 18,62 persen.

Sedangkan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu, kenaikannya mencapai 52,62 persen.

Sama seperti ekspor, sebagian besar impor ke Indonesia, menurut BPS, disumbang komoditas non-migas. Nilai produk non-migas yang diimpor Indonesia mencapai US$ 16,30 miliar atau 84,32 persen dari total nilai impor pada November 2021. Sisanya, yakni US$ 3,03 miliar merupakan kontribusi sektor migas.

Menurut kategori penggunaan barang, golongan bahan baku atau penolong menyumbang 74,14 persen dari total nilai impor Indonesia. Kemudian nilai barang modal menyumbang 15,51 persen, dan nilai barang konsumsi menyumbang 10,35 persen.

Kepala BPS Margo Yuwono melihat bahwa kenaikan impor tidak terlepas dari perindustrian yang semakin pulih dan daya beli masyarakat yang meningkat.

“Ada indikasi bagus terkait kondisi ekonomi domestik,” katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 15 Desember 2021.

 

Mesin atau perlengkapan elektrik dan bagiannya menjadi barang yang mengalami peningkatan nilai impor terbesar dibanding bulan sebelumnya, yakni sebesar US$ 425,5 juta dibanding periode Oktober 2021. Sementara produk serealia mengalami penurunan nilai impor tertinggi, yakni berkurang sebanyak US$ 127,9 juta dibanding bulan sebelumnya.