BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 5,83 Persen pada Februari 2022

Selasa, 17 Mei 2022 15:47 WIB

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia pada Februari 2022 adalah sebesar 8,40 juta penduduk. Dibandingkan jumlah pada Februari tahun lalu, maka angkanya menurun sekitar 350 ribu lebih orang. Sedangkan jika dibandingkan jumlah pada Agustus tahun lalu, penurunannya sekitar 700 ribuan orang.

Sehingga tingkat pengangguran terbuka (TPK) Indonesia pada Februari 2022 adalah sebesar 5,83 persen. Dibanding tahun lalu, maka persentasenya menurun. Untuk diketahui, TPK pada Februari 2021 sebesar 6,26 persen.

Namun angka itu belum mencapai perolehan pada Februari 2020, sebulan tepat sebelum Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan Covid-19 sebagai pandemi global. Angka TPK saat itu sebesar 4,94 persen.

Terlepas dari faktor pandemi, perlu diperhatikan pula bahwa sejak 2019, tren tingkat pengangguran selalu menurun saat Februari, lalu meningkat di bulan Agustus. Hal ini terjadi lantaran jumlah penduduk bekerja meningkat di bulan Februari, lalu menurun di bulan Agustus. Riset jumlah penduduk bekerja dan menganggur selalu dilakukan BPS dua kali setahun, yakni di bulan Februari dan Agustus.

Definisi BPS menetapkan TPK sebagai persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja. Jumlah angkatan kerja terdiri dari akumulasi angka penduduk usia kerja—15 tahun ke atas—yang telah bekerja—aktif maupun berhalangan sementara, dan angka penduduk usia kerja yang sedang menganggur.

Berdasarkan riset BPS, jumlah angkatan kerja Indonesia pada Februari 2022 mencapai 144,01 juta orang. Jumlah ini pun jadi yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.