Surplus Neraca Perdagangan pada April 2022 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Jumat, 20 Mei 2022 20:56 WIB

Indonesia kembali melanjutkan tren surplus neraca perdagangan luar negeri pada April 2022. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa nilai neraca perdagangan Indonesia pada bulan lalu mencapai US$ 7,56 miliar.

Keuntungan itu didapat dari selisih nilai ekspor dengan nilai impor dalam satu periode yang sama. Nilai ekspor Indonesia di bulan lalu mencapai US$ 27,32 miliar, sedangkan nilai impor berjumlah US$ 19,76 miliar.

Catatan tersebut menjadikan neraca perdagangan Indonesia mencapai surplus selama 24 bulan berturut-turut. Dibandingkan perolehan tahun lalu, maka nilainya meningkat 230 persen. Kemudian bila dibandingkan secara bulanan dengan Maret 2022, kenaikannya sebesar 66,5 persen.

 

 

Selain itu, surplus perdagangan bulan lalu juga memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah yang sebelumnya dicatatkan pada Oktober 2021 sebesar US$ 5,74 miliar. “Jadi surplusnya (pada April tertinggi) sepanjang sejarah,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Selasa, 17 Mei 2022.

Berdasarkan nilai transaksi perdagangan nonmigas dengan negara mitra dagang, surplus tertinggi kembali didapat dari hubungan dagang dengan Amerika Serikat (AS), yakni sebesar US$ 1,63 miliar. Surplus juga kembali terjadi pada transaksi dagang dengan India dan Filipina. Sedangkan defisit perdagangan nonmigas terbesar kembali diperoleh dari hubungan dagang dengan Argentina, Australia, dan Thailand.