Perkembangan Mingguan Covid-19: Kasus Covid-19 Terus Menurun

Senin, 26 September 2022 19:02 WIB

Penularan kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia masih dalam tren menurun. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus harian Covid-19 kemarin, Minggu, 25 September 2022 berjumlah 1.411 kasus. Sehingga, akumulasi kasus harian Covid-19 minggu lalu sebanyak 13.723 kasus. 

Angka itu menurun dari jumlah kumulatif kasus harian Covid-19 dua pekan lalu yang sebanyak 16.287 kasus. Penurunan jumlah kasus harian Covid-19 telah terjadi dalam dua bulan terakhir, setiap minggunya.

Penurunan juga terjadi pada angka kasus aktif Covid-19. Pekan lalu, angka kasus aktif Covid-19 adalah 165.994 kasus, menurun dari 207.476 kasus di pekan sebelumnya. Jumlah kasus aktif Covid-19 telah menurun selama enam minggu terakhir berturut-turut.

Jumlah kasus aktif Covid-19 akan berkurang jika penjumlahan kasus aktif pada periode sebelumnya dengan kasus baru Covid-19 lebih rendah dari akumulasi pasien Covid-19 yang baru meninggal dan sembuh.

Jumlah kasus yang menurun ikut berpengaruh pada angka positivity rate. Rasio positif Indonesia dalam tujuh hari pada pekan lalu adalah 6,62 persen, menurun dari 7,59 persen pada pekan sebelumnya. Penurunan positivity rate telah terjadi dalam lima minggu terakhir secara beruntun. Namun, angka tersebut masih di atas batas maksimal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen. 

Positivity rate di atas 5 persen menandakan penyakit menyebar secara masif di level masyarakat atau jumlah tes yang dilakukan untuk mendeteksi kasus baru kurang mencukupi. Namun penurunan itu jadi tanda bahwa tingkat penularan wabah tidak semasif seperti minggu-minggu sebelumnya.

 

Penurunan angka positivity rate terjadi meski angka tes Covid-19 minggu lalu mengalami penurunan, seperti tampak pada diagram di atas. Ini menjadi salah satu pertanda bahwa penurunan kasus Covid-19 minggu lalu bukan karena angka tes yang menurun, tetapi berkat tren penularan mereda.

Kemudian, angka kematian pasien Covid-19 minggu lalu stabil berada di 122 jiwa. Jumlah itu sama seperti jumlah kumulatif kematian pada dua minggu lalu.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa Indonesia tidak perlu terburu-buru menyatakan pandemi Covid-19 telah berakhir, seperti yang dilakukan Presiden Amerika Serikat. 

“Pandemi ini kan terjadi di seluruh negara di dunia, dan yang bisa memberikan statement menyatakan pandemi itu selesai itu adalah WHO,” kata Jokowi saat peresmian Tol Cibitung - Cilincing di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 20 September 2022. 

“Kalau untuk Indonesia saya kira kita harus hati-hati, tetap harus waspada, tidak usah harus tergesa-gesa. Tidak usah harus segera menyatakan bahwa pandemi itu sudah selesai,” kata dia.