Indonesia Surplus Perdagangan ke-30 Kali Berturut-turut, Lampaui Neraca Perdagangan 2021

Kamis, 17 November 2022 17:26 WIB

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2022 mengalami surplus sebesar US$ 5,67 miliar. Capaian itu membuat Indonesia mencatatkan surplus perdagangan untuk ke-30 kali secara beruntun.

Surplus perdagangan dihasilkan dari nilai ekspor yang lebih tinggi dibanding nilai impor pada satu periode yang sama. Data BPS menunjukkan bahwa nilai ekspor bulan lalu berjumlah US$ 24,81 miliar, dan nilai impor sebesar US$ 19,14 miliar.

Berdasarkan grafik di atas, jika dibandingkan dengan kinerja perdagangan Oktober tahun lalu, maka terjadi sedikit penurunan sekitar US$ 100 juta. Tetapi terjadi kenaikan jika dibandingkan dengan bulan September 2022, maka nilainya mengalami kenaikan.

Neraca perdagangan bulan lalu ditopang oleh surplus pada komoditas nonmigas sebesar US$ 7,66 miliar. Di sisi lain, komoditas migas mengalami defisit perdagangan sebesar US$ 1,99 miliar. Sama seperti bulan sebelumnya, komoditas seperti bahan bakar mineral, lemak dan minyak hewan atau nabati, serta besi dan baja berperan besar terhadap surplus perdagangan bulan lalu.

 

Capaian bulan lalu menjadikan neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari hingga Oktober tahun ini surplus US$ 45,52 miliar. Angka itu pun telah melampaui surplus perdagangan tahun 2021 sebesar US$ 35,42 miliar. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia tahun ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.