Transaksi Digital Naik Lebih dari 100 Kali Lipat dalam 10 Tahun

Kamis, 8 Desember 2022 20:31 WIB

Beberapa tahun belakangan, pertumbuhan ekonomi digital terus meningkat. Salah satu pendorongnya adalah transaksi digital yang semakin banyak digunakan.

Menurut Sekretaris Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, nilai transaksi e-commerce di Indonesia baik domestik dan global selama kuartal I 2022 telah mencapai Rp 108,54 triliun atau tumbuh 23 persen dibanding periode sama tahun lalu.

Nilai transaksi digital di Indonesia selalu meningkat tiap tahun. Pada tahun 2012 jumlah transaksi digital di Indonesia hanya sekitar Rp 1,97 triliun. Enam tahun berselang, jumlah transaksi digital telah mencapai Rp 47,2 triliun.

Tahun 2019, transaksi digital semakin menjamur dengan kehadiran layanan m-banking dan startup yang sudah mulai merata di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, jumlah transaksi digital telah mencapai angka ratusan triliun, yaitu sebesar Rp 145,17 triliun.

Ketika pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) melanda tahun 2020, angka transaksi digital naik lebih 40 persen dari tahun 2020. Pandemi membuat sebagian masyarakat memanfaatkan transaksi digital karena adanya pembatasan aktivitas di luar ruangan. Pada masa pandemi ini, jumlah transaksi digital di Indonesia sebesar Rp 204,91 triliun.

Peningkatan pun kembali pada 2021, lagi-lagi karena pandemi yang masih merebak dan pembatasan aktivitas. Pada tahun ini, angka transaksi digital mulai menyentuh Rp300 triliun, tepatnya Rp305,44 triliun. Sehingga, 

Dengan masih adanya pandemi dan pembatasan aktivitas pada tahun 2021, jumlah transaksi digital masih terus meningkat dibandingkan dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini, angka transaksi digital mencapai Rp305,44 triliun. Dalam waktu hampir 10 tahun, nilai transaksi digital di Indonesia telah meningkat hingga 155 kali lipat.

FAISAL AMRULLAH