Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

15 Keluarga Terkaya di Asia, Hartono Bersaudara Pemilik Djarum Peringkat Kedua

Senin, 21 Agustus 2023 18:54 WIB

R. Budi Hartono dan Michael Hartono menempati posisi pertama daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes dengan kekayaan sebesar USD 38,8 miliar atau Rp 555,8 triliun. Hartono Bersaudara mendapatkan sebagian besar kekayaan dari investasi di BCA. Tetapi, akar kekayaan mereka berasal dari usaha rokok Djarum yang dimulai oleh ayah mereka dan sekarang dijalankan oleh putra sulung Budi, Victor Hartono. Selain itu, kepemilikan keluarga ini juga termasuk merek elektronik populer, Polytron, dan real estate utama di Jakarta. Forbes

Riset Bloomberg yang dihimpun oleh Visual Capitalist mencatat ada 15 keluarga terkaya di Asia per Maret 2023 dengan nilai kekayaan berkisar dari US$ 15 miliar hingga mendekati US$ 80 miliar. Pemilik Djarum yang dikenal sebagai Hartono bersaudara—Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono—peringkat kedua dengan nilai kekayaan US$ 38,8 miliar atau sekitar Rp 582 triliun dengan asumsi US$ 1 senilai Rp 15 ribu. Selain perusahaan rokok, Hartono bersaudara juga dikenal berkat kepemilikan usaha perbankan Bank Central Asia (BCA).

Sedangkan gelar keluarga terkaya di Asia dicatatkan oleh keluarga Ambani, pemilik usaha Reliance Industries, dengan nilai kekayaan US$ 79,3 miliar atau sekitar Rp 1.189,5 triliun. Saat ini, keluarga Ambani dipimpin oleh Mukesh Ambani, yang merupakan generasi ketiga. 

Sebagian besar keluarga-keluarga terkaya di Asia saat ini dipimpin oleh generasi ketiga keturunan mereka. Keluarga Birla asal India menjadi keluarga terkaya dengan sejarah panjang dibanding keluarga-keluarga lainnya. Keluarga pemilik Aditya Birla Group tersebut saat ini dipimpin oleh keturunan generasi ketujuh, yakni Kumar Mangalam Birla, yang saat ini berusia 56 tahun.

Mengutip data Credit Suisse, Visual Capitalist menyebut bahwa dari 1.000 perusahaan publik yang dijalankan oleh satu keluarga, lebih dari setengahnya berasal dari kawasan Asia. Perusahaan yang dijalankan keluarga dinilai lebih inovatif karena masa kerja yang lebih lama menghasilkan modal sosial yang lebih kuat, ditambah dengan model operasi yang lebih efisien.