Pertumbuhan Belanja Militer

oleh:

Firdhy Esterina Christy

Kamis, 15 Agustus 2019 16:45 WIB
Loading...

Loading...

Keamanan dan pertahanan menjadi hal penting untuk sebuah negara, maka banyak negara yang berani mengeluarkan anggaran besar untuk militer mereka. Cina memberikan kenaikan anggaran belanja untuk militer negara mereka hingga 189% sepanjang satu dekade. Indonesia juga negara yang berani mengeluarkan kenaikan anggaran belanja hingga 130% sepanjang satu dekade. Pakistan menyusul dengan kenaikan anggaran belanja hingga 117% sepanjang satu dekade.

Berbeda dengan Cina, Indonesia, dan Pakistan, Prancis mengalami pengurangan anggaran belanja hingga -4% sepanjang satu dekade. Spanyol juga mengalami hal yang sama dengan mengurangi anggaran belanja mereka hingga -18% sepanjang satu dekade. Inggris melakukan pengurangan anggaran belanja hingga -24% sepanjang satu dekade. Italia melakukan pengurangan anggaran hingga -25% sepanjang satu dekade. Dan mesir mengurangi anggaran belanja mereka hingga -51% sepanjang satu dekade.

Angka belanja Cina yang meningkat ini memicu pengetatan pengawasan di seluruh dunia yang menduga Cina akan terus mengembangkan berbagai kemampuan militer baru, termasuk Jet tempur siluman, kapal induk, dan rudal anti-satelit.

Perdana Menteri Cina, Li Keqiang, mengatakan dalam sebuah pidato di sesi pembukaan parlemen pada Senin, 5 Maret 2018, bahwa negaranya akan memajukan semua aspek pelatihan militer dan kesiapan perang dan dengan tegas melindungi kepentingan kedaulatan, keamanan, dan pembangunan sosial negeri Tirai Bambu itu