Tantangan Joker Untuk Melampaui Pendapatan Batman

oleh:

Firdhy Esterina Christy

Selasa, 3 September 2019 16:57 WIB

Setelah sukses memerankan Johnny Cash pada film Walk the Line pada tahun 2005 dan menyabet penghargaan Golden Globe sebagai Best Actor, Joaquin Phoenix, seorang aktor, produser film, dan musisi kini ditantang untuk memerankan karakter Joker. Pelawak sinting itu merupakan salah satu karakter yang terkenal jahat di DC.

Sebelum Walk The Line, nama Joaquin Phoenix melambung karena perannya di film Gladiator yang meraup pendapatan worldwide box office $457.683.805 pada tahun 2000. Phoenix kemudian berperan sebagai Merrill Hess dalam film Signs, sebuah film yang mampu meraup keuntungan tertinggi pada pemutaran perdananya yaitu $227.969.295. 

 

Pada 2019, film Joker diperkirakan menghabiskan biaya produksi hingga $55 juta. Film ini akan dibuat dengan konten dan nuansa yang lebih gelap dan eksperimental. Film ini pun dikabarkan akan berbeda dibandingkan dengan film adaptasi komik superhero DC sebelumnya. Dengan demikian, Joker kemungkinan tidak ada kaitannya dengan film Suicide Squad, yang menampilkan Jared Leto sebagai Joker yang juga unik. Begitu pula dengan film-film Batman sebelumnya.

Ada 8 film Batman yang diluncurkan sejak tahun 1989-2016. The Dark Knight Rises (2012) menjadi film Batman dengan pendapatan terbanyak yaitu, $1.084.439.099. The Dark Knight (2008) berhasil meraup pendapatan hingga $1.001.996.20. Dan Batman v Superman Dawn of Justice berhasil meraup keuntungan $867.500.281.

Apakah film Joker yang tayang 4 Oktober 2019 ini mampu melampaui film-film dalam franchise Batman? Atau malah terpuruk seperti Suicide Squad?