Negara Dengan Program Komputer Bajakan Terbanyak

oleh:

Firdhy Esterina Christy

Rabu, 9 Oktober 2019 17:00 WIB

Survei yang dilakukan oleh aliansi software BSA Amerika pada 2017 menemukan bahwa 89 persen pengguna program komputer di Venezuela adalah bajakan. Di belakang Venezuela, Indonesia dan Pakistan menjadi negara yang warganya paling banyak kedua dan ketiga dalam menggunakan program komputer bajakan, yaitu sebesar 83 persen.

Direktur Senior BSA, Tarun Sawney, mengungkapkan ada tiga strategi yang akan diterapkan baik di Indonesia maupun di negara lainnya terkait dengan upaya pengurangan penggunaan software bajakan. “Meningkatkan kesadaran masyarakat, mengedukasi para pemimpin bisnis, dan menciptakan kooperasi antar sektor publik dan sektor privat,” ujar Tarun dalam acara Legalize and Protect di Jakarta pada Maret 2019.

Pada tahun 2017 jumlah kerugian akibat penggunaan software bajakan di Indonesia mencapai 1,095 juta dollar Amerika. Meskipun angka ini menurun dibandingkan dua tahun lalu (1,145 juta dollar Amerika), akan tetapi hal tersebut tidak mengubah banyak pada posisi Indonesia mengenai software bajakan di Asia Pasifik.