Kota-Kota Dengan Kualitas Hidup Terendah Menurut Bank Deutsche

oleh:

Firdhy Esterina Christy

Selasa, 31 Desember 2019 12:14 WIB
Loading...

Loading...

Bank Deutsche mencatat bahwa kualitas hidup di tiap kota di berbagai negara berbeda-beda. Indikator yang digunakan oleh Bank Deutsche untuk menilai kota-kota tersebut memiliki kualitas hidup yang cukup bahkan tinggi antara lain, mengukur bahwa daya beli konsumennya baik, Tingkat keselamatan dan kejahatan yang terjadi di kota tersebut, kualitas layanan kesehatan terjamin, biaya hidup yang terjangkau oleh semua orang, harga tempat tinggal, tingkat polusi dan beberapa indikator lainnya.

Bank Deutsche menetapkan bahwa dari beberapa indikator penilaian bahwa kota Lagos menjadi kota yang kualitas hidupnya rendah sepanjang tahun 2019. Selain kota Lagos, kta Jakarta juga masuk kedalam peringkat lima kota dengan kualitas hidup yang rendah. Kota Jakarta dinilai belum dapat memenuhi beberapa indikator penilaian, diantaranya kualitas udara yang masih buruk, harga tempat tinggal yang cukup mahal. 

DKI Jakarta merencanakan anggaran 2020 mencapai Rp 95,6 triliun naik Rp 6.9 triliun dari APBD DKI 2019 Rp 89 triliun. "Berikut kami bacakan kegiatan dengan anggaran terbesar," ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Sri Mahendra Satria dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI, Rabu 13 Agustus 2019. kegiatan dengan anggaran paling tinggi adalah Rehab total gedung sekolah, Jaminan kesehatan daerah, pengadaan tanah untuk ruang terbuka hijau taman, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik non PNS sekolah negeri.