BAMBANG HERMANTO ALIAS HERMAN CITROKUSUMO
Piala Citra tidak mengubah keberuntungan Bambang Hermanto. Setelah memperoleh piala itu lewat film Ponirah Terpidana di Festival Film Indonesia (FFI), 1984, Yogyakarta, aktor kawakan ini sempat menganggur. ''Hampir setahun saya absen main film,'' katanya pada bulan Mei 1985.
Tawaran main sebenarnya bukan tidak ada. Sutradara Ami Priyono, misalnya, pernah menawarkannya menjadi ayah Rano Karno dalam film Pertunangan 85. Di situ ia menjadi pengusaha rokok yang kaya raya. Tetapi Bambang menolak. ''Saya bosan dengan peran seperti itu,'' ujarnya.
Sebagai aktor, anak tunggal bekas kepala pabrik kopi di Jawa Tengah ini sudah dikenal sejak 1950-an. Pada FFI 1955, ia meraih gelar Pendukung Peran Pembantu Terbaik lewat film Lewat Jam Malam. Pengakuan internasional diperolehnya melalui Festival Film di Moskow, 1962, saat meraih gelar Aktor Terbaik. Dari sinilah datang tawaran Bill Palmer dari perusahaan film 20th Century Fox untuk bermain dalam dua film Hollywood, satu di…
