Kompilasi Data & Informasi Faktual Terkini

Sejarah Kerajaan Surakarta

Sejarah Kerajaan Surakarta

Setelah Sultan Agung wafat pada saat sedang giat-giatnya mempersiapkan penyerangan untuk menghapus Belanda pada 1646. Sejumlah nama raja kemudian menggantikan Sultan Agung. Mulai dari Mangkurat Agung (1646-1677) hingga Sunan Pakoeboewono (PB) III (1749-1788).

Pada masa PB III inilah Mataram pecah menjadi dua lantaran piawainya Belanda memecah belah Tanah Air. Satu kerajaan bernama Surakarta yang tetap diperintah Sunan PB III. Kerajaan lainnya adalah Yogyakarta yang diberikan kepada paman PB III yang bergelar Sultan Hamengkoeboewono I (1755-1792).

Perpecahan itu ternyata tidak hanya berhenti sampai di situ. Setelah perjanjian Giyanti ditandatangani, putra dari Pangeran Mangkunagara, yaitu Raden Mas Said atau dikenal dengan julukan Pangeran Samber Nyawa, memisahkan diri. Dia bersedia diberi kekuasaan serupa raja tetapi dengan beberapa pengecualian. Ia kemudian bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aria Mangkunagoro I dan berkedudukan di Pura Mangkunegaran, Surakarta (1757-1795).

Tahun 1991 empat raja Jawa berkumpul di panggung kehormatan alun-alun utara Keraton Yogya. Mereka adalah Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang berkemeja batik lengan panjang dan berkaca mata rayban. Paku Alam VIII berkemeja tenun ikat. Sedangkan Paku Buwono XII dan Mangkoenagoro IX bersetelan jas hitam.

Mereka memang tak mengenakan pakaian kebesaran seorang raja seperti pada zaman keraton masih berdaulat. Tapi balatentara masing-masing berpakaian lengkap bak hendak maju perang seperti zaman dulu, siap siaga di alun-alun itu. Bukan untuk mengusir musuh, tapi sekadar melakukan Kirab Ageng, suatu parade besar untuk menutup Festival Keraton.

Berikut liputan pilihan Majalah Tempo tentang dua pusat kekuasaan Jawa di Surakarta

Majalah Teks

B
BERSATUNYA DINASTI MATARAM
1991-10-12

Festival keraton 1991 ditutup di yogyakarta. selain menyatukan festival dan sekaten, pesta ini juga menjadi…

R
RAJA JAWA MENGANTAR REVOLUSI ...
1989-08-19

Nukilan buku dari disertasi george d larson, prelude to revolution: palacesand politics in surakarta, 1912-1942.…

P
PENGUASA SEBAGAI PENGUSAHA DI ...
1987-05-16

sumber penghasilan perdagangan para elite kerajaan agraris di indonesia berawal dari pemilikan tanah oleh raja…

T
TABIR PUTRI KERATON
1984-12-29

Menyingkap tabir kehidupan para putri keraton solo dan surakarta, khususnya mengenai kehidupan, cinta dan perkawinan.…

P
PANGERAN BERPANTANG POTRET
1974-07-27

Khol agung-haul (peringatan wafat) 23 windu pangeran samber nyawa (sri mangkunegoro i), tanggal 6 juli,…

S
Sebuah Eksperimen dari Mangkunegaran
2007-04-01

Ia terkenal dengan sebutan pangeran sumber nyawa. ia mangkunegoro i, pendiri mangkunegaran. untuk memperingati 250…

S
Seorang Panglima Bernama Rubiyah
2010-11-07

Pergelaran tari kolosal matah ati, garapan perdana atilah soeryadjaya dan jay subiyakto, menjadi penampil pembuka…