Kompilasi Data & Informasi Faktual Terkini

Sengketa Hotel Sultan (Dulu Hilton): Sejarah Konflik Lahan dengan Pemerintah

Sengketa Hotel Sultan (Dulu Hilton): Sejarah Konflik Lahan dengan Pemerintah

Sengketa lahan Hotel Sultan dahulu Hotel Hilton memasuki babak baru setelah Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menghukum PT Indobuildco milik Pontjo Sutowo untuk segera mengosongkan lahan dan bangunan Hotel Sultan. Pengadilan menyatakan negara adalah pemilik sah atas tanah sengketa di kompleks Gelora Bung Karno (GBK) berdasarkan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor 1/Gelora.

Putusan yang dibacakan pada Jumat, 28 November 2025, ini langsung bersifat uitvoerbaar bij voorraad atau serta-merta. “Artinya, putusan bisa langsung dieksekusi meskipun pihak yang kalah mengajukan upaya hukum banding,” kata juru bicara PN Jakarta Pusat, Sunoto, pada Senin, 1 Desember 2025.

Majalah Tempo pernah mewawancarai Pontjo Sutowo pada 2006. Hidup memang penuh kejutan dan sering tak bisa diduga. Demikianlah yang agaknya tengah dialami Pontjo Sutowo. Pengusaha perhotelan ini tak menyangka kedatangannya ke Kejaksaan Agung untuk pertama kalinya, pada 29 Desember 2005, berakhir dengan penetapan dirinya sebagai tersangka korupsi. Ia dituding menilep aset Sekretariat Negara senilai Rp 1,9 triliun. Pontjo menolak tuduhan itu. "Ada semacam character assassination terhadap keluarga saya," katanya kepada Majalah Tempo Februari 2006 lalu.

Bagaimana cerita asal muasal keluarnya hak guna bangunan (HGB) Hilton yang Anda miliki itu?

Kami beroperasi di sini sejak 1971 atas permintaan negara. Gubernur DKI waktu itu. Tempat ini, dulu, proyek terbengkalai, lokasinya bernama Lembah Ciragil. Berdasarkan SK gubernur, semua permohonan sejak awal atas nama PT Indobuildco.

Setelah berkembang, saya tahu kemudian dari temanteman di Sekretariat Negara, untuk bisa memulai mentrigger pekerjaan, mereka minta payung hukum. Dipilihlah hak pengelolaan lahan pada 1989.

Kompilasi Data ini kami pilihkan edisi Sejarah Konflik Hotel Sultan atau Hotel Hilton dengan pemerintah. Ada banyak aspek konflik hukum yang layak diikuti sejak awal terjadinya konflik.

Majalah Teks

S
SENGKETA LAIN IBNU SUTOWO
1983-01-29

Bekas dirut pertamina, ibnu sutowo, terlibat dalam sebuah sengketa dengan presdir pt indobuildco, h.m. joesoef.…

I
INI HILTON + PERTAMINA
1974-12-28

Jakarta hilton didirikan di atas tanah seluas 5 ha. gedung tinggi 14 tingkat, dengan 406…

T
Tebang Pilih Tersangka Hilton?
2006-02-19

Kasus ini pernah dihentikan penyelidikannya karena tidak cukup bukti. enam bulan sejak penyidikan kasus korupsi…

P
Pontjo Sutowo: Enak Saja Saya Disebut Penjahat
2006-02-19

Hidup memang penuh kejutan dan sering tak bisa diduga. demikianlah yang agaknya tengah dialami pontjo…

A
Ali Mazi, Mantan pengacara PT Indobuildco: Saya Bertanggung Jawab
2006-01-15

Tangan mencencang, bahu memikul. itulah tampaknya pilihan sikap gubernur sulawesi tenggara ali mazi. mantan pengacara…

K
Karena Bukti Lemah
2006-10-01

Tak ada pejabat sekretariat negara menjadi terdakwa dalam kasus lahan hilton. keterlibatan pejabat lembaga itu…

K
Kejanggalan yang Tak Disentuh
2007-01-21

Pengadilan negeri jakarta selatan memenangkan gugatan perdata pt indobuildco. kasus pidananya di pengadilan jakarta pusat…

A
Ada Beringin di Tanah Senayan
2007-06-24

Perkara hukum pontjo sutowo dan ali mazi mendapat pembelaan dari partai golkar. keduanya bebas dari…

L
Lemah di Berkas Dakwaan
2007-06-24

Dua kali kejaksaan agung ”terkapar” di pengadilan dalam ”kasus hilton”. meski belum final betul, selasa…

S
Sanggahan Pemberitaan Majalah Tempo Atas ”Kasus Hilton”
2007-07-08

Merujuk berita majalah tempo edisi 24 juni 2007 terkait kasus hilton, kami selaku kuasa hukum…

T
Tuan Tanah Senayan
2010-08-08

Sebagian perjanjian kerja sama pengelola lahan di senayan tak menguntungkan negara. tak semuanya bermasalah, tapi…