Kompilasi Data & Informasi Faktual Terkini

Ragam Tradisi Ramadan di Indonesia

Ragam Tradisi Ramadan di Indonesia

Tradisi ramadan banyak dimiliki daerah di Indonesia. Biasanya hanya ada sebelum bulan puasa, memasuki bulan ramadan sampai menjelang Iduk Fitri. Database foto Tempo di data.tempo.co menyimpan banyak tradisi ramadan yang unik dan tak ada di daerah lain.

Seperti di Denpasar, Bali ada tradisi Megibung dilakukan di Kampung Islam Kepaon. Warga muslim sudah mendiami Kepaon lebih dari 100 tahun dan memiliki beragam tradisi. Megibung di Kepaon dilaksanakan tiga kali selama Ramadan, yaitu pada hari ke-10, ke-20 dan ke-30. Sehari sebelumnya, anak-anak muda Kepaon melaksanakan khataman Al-Quran.

Yogyakarta dikenal tradisi berbuka puasa gratis bagi warga sekitar Masjid Jogokariyan antara lain tak ingin memisahkan orang kampung dan orang masjid. "Kami menginginkan orang kampung itu juga orang masjid, orang masjid juga orang kampung," kata panitia kepada Tempo. Setiap hari memasak ratusan kilogram beras. Lauk pauknya dibuat di rumah anggota dasawisma. Yang jelas, setiap pukul 16.30 semua menu buka puasa itu sudah ditata di halaman samping masjid.

Banyumas juga punya tradisi selama ramadan atau bulan puasa. Tradisi mlampah dilakukan sebelum puasa ini diikuti trah Bonokeling di Banyumas. Mereka berjalan puluhan kilometer menuju makam Bonokeling.

Gresik punya tradisi ramadan yang berbeda. Namanya Damar Kurung, merupakan kesenian khas Gresik. Sejak awal puasa biasanya beberapa sudut Kota Gresik dihiaskan lampion berbentuk segiempat dengan bagian atasnya diberi variasi gambar bertema religius. Gambar itu dikenal dengan sebutan Damar Kurung. “Di rumah-rumah, lampion Damar Kurung biasanya sudah dipasang pada awal Ramadan. Ada juga yang sudah dipasang permanen,” kata inisiator Festival Damar Kurung, Novan Effendy, kepada Tempo.

Ingin liat tradisi ramadan di kota lain, masukan kata kunci ramadan dan nama kota di pencarian data.tempo.co