Jumlah Kunjungan Wisman pada Agustus 2021 Alami Penurunan

oleh:

Faisal Javier

Rabu, 13 Oktober 2021 13:15 WIB

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2021 mencapai 127.300 orang. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 5,98 persen dibandingkan Juli 2021 yang mencapai sekitar 135.400 orang. Apabila dibandingkan secara year-on-year dengan Agustus 2020, maka terjadi penurunan sebesar 21,18 persen. Jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2020 adalah sekitar 161.500 orang.

Penurunan itu juga terlihat pada sejumlah pintu masuk Indonesia, baik darat, laut, maupun udara. Salah satunya adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. BPS mencatat terjadi penurunan jumlah kedatangan wisman pada Agustus 2021 dibandingkan Juli 2021 sebesar 80,41 persen. Sementara jika dibandingkan year-on-year dengan Agustus 2020, maka terjadi penurunan sebesar 76,03 persen.

Penurunan juga terjadi pada pintu masuk darat atau Pos Lintas Batas Negara (PLBN) seperti Atambua, Aruk, dan Entikong. Di PLBN Atambua, jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2021 mencapai 12 orang, sama seperti bulan sebelumnya. Namun bila dibandingkan year-on-year dengan Agustus 2020, maka terjadi penurunan sebesar 63,64 persen. Kemudian penurunan sebesar 100 persen baik secara per bulan maupun year-on-year terjadi pada PLBN Aruk dan Entikong.

 

Wisman asal Timor Leste mendominasi jumlah kunjungan wisman pada Agustus 2021, yakni sekitar 75.700 orang atau 59,5 persen dari total keseluruhan. Kemudian wisman asal Malaysia menempati peringkat kedua jumlah kunjungan wisman Agustus 2021, yakni sekitar 39.800 orang atau 31,3 dari jumlah keseluruhan. Peringkat selanjutnya ditempati wisatawan asal negara lainnya sebesar 7,3 persen, dan Papua Nugini sebesar 1,9 persen.

Menyusul kondisi Covid-19 yang menunjukkan tren membaik, Indonesia berencana melakukan uji coba pembukaan pintu kedatangan internasional di Bali, yakni Bandara Ngurah Rai pada Kamis, 14 Oktober 2021. Sebanyak enam negara telah menjalin komunikasi dengan Indonesia untuk kerja sama travel corridor arrangement, yaitu Cina, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru.

Meski terjadi penurunan pada jumlah kunjungan wisman, BPS mencatat terjadi kenaikan tingkat hunian hotel berbintang pada Agustus 2021 dibanding Juli 2021 sebesar 2,69 persen. BPS mensinyalir kenaikan tingkat hunian hotel tidak terlepas dari pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).