Cina Tujuan Utama Ekspor Non-Migas Indonesia pada Oktober 2021

oleh:

Faisal Javier

Rabu, 17 November 2021 16:59 WIB

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Cina menjadi pangsa pasar terbesar komoditas non-migas Indonesia. BPS mencatat, ekspor produk non-migas Indonesia ke Negara Tirai Bambu pada Oktober 2021 mencapai US$ 5,93 miliar. Jumlah itu setara dengan 28,22 persen dari total nilai ekspor produk non-migas Indonesia pada Oktober 2021.

Pangsa pasar terbesar kedua produk non-migas Indonesia pada Oktober 2021 adalah Amerika Serikat. Nilai ekspor barang non-migas Indonesia ke Negara Abang Sam mencapai US$ 2,34 miliar. Nilai itu sama dengan 11,14 persen dari total nilai ekspor produk non-migas Indonesia pada bulan itu. 

Jepang jadi negara tujuan ekspor non-migas Indonesia terbesar ketiga pada Oktober 2021. Besaran ekspor komoditas non-migas Indonesia ke Negara Matahari Terbit mencapai US$ 1,41 miliar. Nilai ekspor hasil niaga non-migas ke Jepang sepadan dengan 6,73 persen dari total ekspor non-migas Indonesia di bulan itu.

 

BPS juga mencatat bahwa nilai ekspor produk non-migas Indonesia ke Cina pada Oktober 2021 mengalami kenaikan tertinggi dibanding negara-negara lain. Total ekspor Indonesia ke Cina mengalami lonjakan sekitar US$ 1,4 miliar dari bulan sebelumnya. 

Di posisi selanjutnya adalah Malaysia, yang mengalami kenaikan sebesar US$ 128,5 juta. Negeri Jiran itu menempati peringkat kelima pangsa pasar terbesar komoditas non-migas Indonesia pada Oktober 2021. Nilai ekspor non-migas Indonesia ke Malaysia sekitar US$ 940 juta atau 4,47 persen dari total ekspor non-migas Indonesia di bulan itu.

Sementara Jepang menjadi negara tujuan dengan penurunan terbesar nilai ekspor non-migas Indonesia. Nilai ekspor non-migas Indonesia ke negara itu berkurang sebanyak US$ 126,2 juta dari bulan sebelumnya. Disusul Korea Selatan, dengan penurunan nilai ekspor sebesar US$ 103,6 juta.

Sebagai catatan, sektor non-migas menjadi penyumbang terbesar nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2021. Sektor itu mencatatkan jumlah ekspor sebesar US$ 21 miliar atau 95,35 persen dari total ekspor di bulan itu.

Industri pengolahan menyumbang kontribusi terbanyak terhadap nilai ekspor Indonesia pada Oktober 2021, yakni 72,94 persen dari total ekspor. Selanjutnya disusul sektor tambang sebesar 20,56 persen, migas 4,65 persen, serta pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 1,85 persen.

Menurut perhitungan BPS, nilai ekspor Indonesia selama Januari-Oktober 2021 telah melampaui nilai ekspor tahun 2020.

“Ekspor Oktober ini adalah tertinggi sepanjang sejarah, sepanjang masa. Demikian juga dari surplus neraca perdagangan, juga merupakan yang tertinggi di Oktober dibandingkan periode-periode sebelumnya,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers virtual, Senin, 15 November 2021.